Indonesia Dan Italia Bidik Kerjasama Di Sektor Industri

“Kami berharap inisiatif semacam itu akan menghubungkan industri mebel, fesyen, maupun alas kaki Italia yang diakui dunia dengan industri kreatif Indonesia yang sedang berkembang. Ini akan membantu sektor industri kreatif Indonesia untuk memasuki pasar international,” terangnya. Perwakilan kedua negara juga berbicara tentang kemungkinan kemitraan dalam promosi investasi, jaminan kualitas produk halal, dan ekonomi kreatif tahun ini.

kerjasama di bidang industri

Dalam upaya pengembangan industri nasional, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian telah mengamanatkan kepada pemerintah untuk melakukan kerjasama internasional di bidang industri. Kerjasama tersebut ditujukan untuk pembukaan akses dan pengembangan pasar internasional, pembukaan akses pada sumber daya industri, pemanfaatan jaringan rantai suplai world sebagai sumber peningkatan produktivitas industri, dan peningkatan investasi. Demikian disampaikan Dirjen Kerjasama Industri Internasional Agus Tjahajana Game Gacor pada acara diskusi dengan wartawan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jum’at – 30 Januari 2015. Program kerjasama ini disebut ASEAN Free Trade Area yang mencakup pengelolaan sektor produksi lokal di negara ASEAN. Kerjasama ini juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk meningkatkan daya saing negara ASEAN di pasar produksi dunia. Paham liberal institusional berpendapat bahwa negara-negara berkumpul dan membentuk sebuah institusi agar dapat melakukan kepentingan umum dan mencapai tujuan masing-masing, yaitu utamanya tujuan ekonomi.

ASEAN) menjadi organisai geopolitik dan ekonomi untuk negara-negara di Asia Tenggara. Dibentuknya ASEAN bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan mengembangkan kebudayaan negara anggota. Kendati telah cukup terkenal di kancah internasional, tetapi eksistensi ASEAN harus tetap dipromosikan. Beberapa sektor yang strategis untuk dijadikan bahan promosi adalah pariwisata, perdagangan, dan investasi. Pada gilirannya, secara tidak langsung kerja sama ini juga dapat membantu memperbaiki daya saing produk buatan lokal dari negara-negara anggota di pasar ASEAN. Dalam rangka mencapai tujuan dari Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, salah satu bentuk usaha yang dilakukan dengan membangun kerjasama dengan Instansi-instansi terkait hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik maupun non-akademik.

Saat ini Eryk bekerja sebagai Security Technical Solutions Specialist di Dimension Data. Sebelumnya, Eryk memiliki pengalaman di bidang consulting untuk IT GRC and Security di EY. Eryk telah terlibat dalam berbagai jenis proyek yang terkait dengan IT GRC and Security, baik sebagai Red Team, Blue Team, dan White Team. Selain itu, Eryk memiliki pengalaman dalam melakukan perancangan dan implementasi solusi yang terkait dengan IT Security. Dalam pertemuan tersebut Menhan RI mengatakan hingga saat ini MoU tentang kerjasama kedua negara sedang dalam proses ratifikasi di DPR sehingga nantinya diharapkan ada payung hukum bagi kedua Negara untuk melaksanakan kerjasama selanjutnya. Melakukan pertemuan setiap tahun untuk membuat program dan kegiatan terkait pendidikan.

“Kami dari Kominfo juga mengharapkan actual gapnya itu apa sih, demand supplynya apa, yang diharapkan dari industri apa, dari sisi regulasinya juga. Dengan diskusi dan hasil kajian hari ini, kita jadi tahu apa yang harus diperbaiki di tahun-tahun mendatang,” jelas Herry. Dia menyebut, bila dilihat dari neraca perdagangan Indonesia dan Italia, potensi yang bisa dioptimalkan adalah produk industri yang mendominasi perdagangan antara Indonesia dan Italia, yaitu, besi dan baja, produk kimia, alas kaki, karet, rempah-rempah, kopi serta teh. Airlangga menilai, masih banyak peluang yang belum dimanfaatkan secara maksimal serta potensi yang lebih besar dalam perdagangan bilateral.